Penderitaan

“Penderitaan adalah salah satu fakta terbesar dalam kehidupan, dan tidak ada gunanya untuk mengatakan bahwa tidak seharusnya demikian. Dosa, dukacita, dan penderitaan itu ada, dan kita tidak berhak untuk berkata bahwa Allah telah berbuat salah dalam mengizinkan keberadaan dari hal-hal itu”.


“Penderitaan dalam banyak hal menyingkirkan kedangkalan seseorang, tetapi tidak selalu membuat orang tersebut menjadi lebih baik”.


“Penderitaan membuat saya mengenali atau menemukan diri sendiri atau sebaliknya, dapat menghancurkan saya”.


Satu-satunya cara untuk menemukan diri sendiri ialah di dalam api penderitaan. Mengapa harus demikian tidaklah penting. Faktanya ialah bahwa hal itu menjadi kebenaran di dalam Alkitab dan dalam pengalaman manusia”.


“Akan tetapi, jika seseorang belum mengalami api penderitaan, dia cenderung bersikap memandang rendah orang lain, tidak menaruh hormat atau tidak punya waktu bagi orang lain”.


“Jika Anda mau menemukan dan menerima diri sendiri di dalam api penderitaan, maka Allah akan menjadikan Anda berkat bagi orang lain”.


https://renunganharianmyutmostforhishighest.wordpress.com/ditetapkan-allah-untuk-kudus/menerima-diri-sendiri-dalam-api-penderitaan/