Kemiskinan/Kepapaan

Kita tidak akan pernah menerima jika kita meminta keluar dari hawa nafsu kita, bukannya dari kemiskinan/kepapaan kita. Seorang papa yang meminta dengan tidak ada alasan lain kecuali dari keberadaannya yang hina dan miskin tidak malu untuk meminta. Berbahagialah orang yang miskin dihadapan Allah.

Refleksi: Apa yang akan berbeda dalam kehidupan dan doa saya jika saya benar-benar “miskin di hadapan Allah”?


… dibutuhkan waktu lama untuk percaya bahwa kita miskin dan papa (dihadapan Allah). Tetapi pengetahuan dan kesadaran akan kepapaan kita, itulah yang membawa kita ke tempat yang tepat dimana Yesus Kristus dapat mengerjakan karya-Nya dengan penuh dalam diri kita.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s