Hidup Rohani

Berdiam dan berteduh diri di hadapan Tuhan adalah tidak bergantung pada keadaan atau situasi lahiriah Anda, melainkan pada hubungan Anda dengan Allah. – Oswald Chambers

—————-

Sama seperti Tuhan kita datang ke dalam sejarah manusia dari luar, demikian juga Dia harus datang ke dalam kita kita dari luar. Sudahkah kita membiarkan kehidupan pribadi manusia kita untuk menjadi “Betlehem” untuk Anak Allah?

Sumber : The Psychology of Redemption, My Utmost for His Highest

—————————

Tuhan, kepada-Mu aku datang. Berilah aku menyambut masuk kehidupan-Mu yang rahmani sampai penalaranku, imajinasiku, dan perkataan mulutku semua tentang Engkau. Bagaimana agungnya Engkau telah memperbaharui rohku dan memulihkan kepadaku sukacita karena Keselamatan-Mu! – Oswald Chambers, dari “Knocking at God’s Door”

————————–

“Setiap domain dari kehidupan kita yang berada di bawah pimpinan Roh Allah adalah panggilan untuk menumbuhkan domain khusus tersebut bagi-Nya. Masalahnya adalah bahwa kita tidak membiarkan tanah baru dan gembur hidup kita untuk Allah.” – Disciples Indeed from the Quotable Oswald Chambers

————————

Pandanglah pada Yesus maka Anda akan mendapati bahwa kehendak dan hati nurani Anda selaras dengan kehendak-Nya setiap waktu – Oswald Chambers, My Utmost for His Highest

————————-

Tujuan dari orang percaya yang bertumbuh secara rohani ialah agar “mengenal Dia ….. ”, pewujud-nyataan Yesus Kristus dalam setiap keadaan atau situasi yang dialaminya. – Oswald Chambers, My Utmost for His Highest

—————-

“Apa yang bersinar dan menyingkapkan Allah dalam kehidupan Anda bukanlah konsistensi relatif Anda terhadap gagasan mengenai jati diri seorang  percaya, melainkan hubungan Anda yang hidup, yang sungguh-sungguh, dengan Yesus Kristus, dan pengabdian kepada-Nya yang penuh pada saat Anda sehat atau sakit.” – Oswald Chambers

————-

“Saya dipanggil untuk hidup dalam suatu hubungan yang sempurna dengan Allah sehingga hidup saya membuat orang lain memiliki kerinduan kepada Allah, bukannya kekaguman terhadap diri saya”.- Oswald Chambers

————-

“Pertanyaan pertanyaan penting dalam kehidupan sesunguhnya hanya sedikit dan semuanya terjawab oleh kata-kata ini: “Marilah kepada-Ku.” Kata-kata Tuhan Yesus tidaklah berbunyi, ”Lakukanlah ini, atau jangan lakukan itu”, tetapi, “Marilah kepada-Ku” – Oswald Chambers

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s