Waspadalah terhadap Pencobaan Yang Tampak Tak Mungkin

mu130419_temptation2

Memang Yoab telah memihak kepada ke Adonia, sekalipun ia tidak memihak kepada Absalom” – 1 Raja-raja 2:28

Yoab bertahan dalam ujian terbesar dalam hidupnya, dengan tetap benar-benar setia kepada Daud dengan tidak berpaling untuk mengikuti Absalom yang mempesona dan ambisius. Namun menjelang akhir hidupnya ia berpaling mengikuti Adonia yang lemah dan pengecut.

Selalulah waspada terhadap kenyataan bahwa di titik mana seseorang telah berpaling itu merupakan titik di mana orang lain mungkin tergoda untuk berpaling (lihat 1 Korintus 10:11-13).

Anda mungkin baru saja melewati krisis besar dengan berkemenangan, tapi sekarang waspadalah dengan hal-hal yang mungkin tampak mustahil menggoda Anda. Hati-hatilah berpikir bahwa segi kehidupan Anda di mana Anda telah mengalami kemenangan di masa lalu sekarang yang paling tidak mungkin menyebabkan Anda tersandung dan jatuh.

Kita cenderung untuk mengatakan, “Adalah sama sekali tidak mungkin saya berbalik dalam hal-hal duniawi yang telah saya lalui melalui krisis besar dalam hidup saya.”

Jangan mencoba untuk memprediksi di mana pencobaan akan datang; adalah pada hal-hal yang tampak paling tidak terduga terdapat bahaya yang sesungguhnya. Adalah setelah suatu peristiwa rohani yang besar hal-hal paling tidak mungkin mulai mencuat menggoda. Hal-hal itu mungkin tidak kuat dan dominan, tetapi keberadaannya jelas. Dan jika Anda tidak berhati-hati, hal-hal itu menjegal Anda. Anda telah setia kepada Allah di bawah pencobaan besar dan kuat/intens – sekarang waspadalah terhadap arus bawah.

Jangan memeriksa batin Anda secara berlebihan, tataplah ke depan dengan rasa takut, tapi tetap waspada; jagalah ingatan Anda secara tajam di hadapan Allah.

 

Kekuatan yang tidak terjaga sebenarnya adalah kelemahan ganda, karena di situlah godaan yang tidak terduga akan melemahkan kekuatan. Karakter tokoh-tokoh Alkitab tersandung pada kekuatan mereka, tidak pernah pada kelemahan mereka.

“. . . dipelihara dalam kekuatan Allah. . . ” – itulah kelepasan kita (1 Petrus 1:5).

 

Alkitab dalam setahun: 2 Samuel 6-8, Lukas 15:1-10

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s