Tujuan Yang Ditetapkan Allah Bagi Pekerja-Nya

mu_160921_tujuan-allah

 

 

Maka sekarang firman TUHAN, yang membentuk aku sejak dari kandungan untuk menjadi hamba-Nya…..” Jesaya 49:5

 

HAL pertama yang terjadi setelah kita menyadari pilihan Allah didalam Yesus Kristus adalah ambruknya syak wasangka, pemikiran-pemikiran yang sempit dan semua ikrar-ikrar kita lainnya – kita diubahkan semata-mata menjadi hamba sesuai tujuan Allah sendiri.

Segenap umat manusia diciptakan untuk memuliakan Allah dan menikmati Dia selama-lamanya. Dosa telah menyimpangkan perjalanan umat manusia ke arah yang lain, akan tetapi hal itu tidak mengubahkan sedikitpun tujuan Allah. Dan ketika kita dilahirkan kembali, kita dibawa kepada kesadaran akan tujuan Allah yang agung bagi manusia, yaitu, Dia menciptakan kita untuk diri-Nya.

Kesadaran akan pilihan Allah atas kita ini adalah hal yang paling menyenangkan di dunia, dan kita harus belajar untuk bersandar pada tujuan Allah yang kreatif luar biasa ini.

Hal pertama yang akan dilakukan oleh Allah ialah menggerakkan perhatian dunia melalui saluran hati kita. Kasih Allah, bahkan sifat/nature Allah yang sejatinya – the very nature of God, diperkenalkan kepada kita. Dan kita melihat sifat/nature Allah yang Mahakuasa secara murni dipusatkan dalam Yohanes 3:16 – “Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini….”

Kita harus senantiasa membuka jiwa kita terhadap kenyataan tujuan ciptaan Allah, dan tidak mengacaukan atau mengaburkannya dengan maksud-maksud kita sendiri. Jika kita mengacaukannya, maka Allah terpaksa menyingkirkan maksud-maksud kita betapapun itu mungkin menyakitkan.

Seorang pekabar-injil dibentuk untuk tujuan menjadi hamba Allah, yaitu seorang yang didalam dia Allah dimuliakan.

Bila kita menyadari bahwa melalui keselamatan Yesus Kristus kita disiapkan dan diperlengkapi untuk tujuan Allah, maka kita akan mengerti mengapa Yesus Kristus sedemikian keras dan tandas dalam tuntutan-tuntutan-Nya. Dia menuntut kebenaran mutlak dari para hamba-Nya, karena Dia telah menaruh didalam diri mereka sifat sejatinya Allah.

Waspadalah agar Anda tidak melupakan tujuan Allah bagi hidup Anda.

Alkitab dalam setahun: Penghotbah 7-9; 2 Korintus 13

mu160921

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s