Sumber Kuasa Terbesar

mu150607_berbuahbagi_nya

 

dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.” (Yohanes 14:13)

APAKAH saya sedang menggenapi ”pelayanan syafaat” ini jauh di lubuk hati saya yang tersembunyi? Dalam pelayanan safaat  yang benar tidak ada jebakan atau bahaya kebohongan atau menyombongkan diri. Pelayanan ini merupakan pelayanan tersembunyi yang menghasilkan buah dan melaluinya Bapa dimuliakan.

Apakah saya membiarkan kehidupan rohani saya terbuang sia-sia, atau apakah terfokus, dengan membawa segala sesuatu ke sebuah titik pusat yaitu penebusan dari Tuhan saya? Apakah Yesus Kristus semakin hari semakin menguasai setiap kepentingan hidup saya?

Jika titik pusat, atau pengaruh paling kuat dalam hidup saya ialah penebusan Tuhan, maka setiap segi hidup saya akan menghasilkan buah bagi-Nya.

Namun, saya harus meluangkan waktu untuk menyadari apakah sesungguhnya makna titik pusat atau central point dari kuasa ini. Bersediakah saya menyisihkan semenit dari setiap jam untuk memusatkan diri pada hal  itu? “Jikalau kamu tinggal di dalam Aku …..” — yaitu, jikalau Anda terus bertindak, berpikir dan bekerja dari titik pusat tersebut —  “mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan kamu akan menerimanya”(Yohanes 15:7).

Apakah saya tetap tinggal di dalam Dia? Apakah saya mengambil waktu untuk tetap di dalam Dia? Apakah sumber kuasa terbesar dalam hidup saya? Apakah itu pekerjaan saya, pelayanan dan pengorbanan untuk orang lain, ataukah upaya keras saya untuk bekerja bagi Tuhan?

Seharusnya tidak satupun dari hal tersebut – apa yang semestinya mengerjakan kuasa terbesar dalam hidup saya adalah penebusan Kristus Tuhanku.

Bukan hal yang kepadanya kita berikan waktu kita terbanyak yang paling kuat membentuk kita, tetapi hal yang mengerjakan kuasa paling besar atas kita. Karenanya, kita harus bertekad untuk membatasi pada dan memusatkan hasrat dan perhatian kita pada penebusan Salib Kristus.

Apa pun yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya …… ”. Murid yang tetap tinggal dalam Yesus merupakan kehendak Allah,  dan apa yang tampaknya merupakan pilihan bebasnya sesungguhnya merupakan ketetapan Allah yang telah ditetapkan sebelumnya.

Apakah hal ini suatu yang rahasia? Apakah hal itu tampaknya bertentangan dengan penalaran atau kelihatannya secara total absurd atau mustahil? Ya, tetapi alangkah mulianya kebenaran ini bagi seorang yang sungguh percaya.

 

Alkitab setahun: 2 Khronika 28-29; Yohanes 17.

mu160607

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s