Apakah Anda Pernah Kacau? – September 26

 

mu_160926_kacau_bimbang

 

 

“Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu.” Yohanes 14: 27

ADA saat-saat dalam hidup kita ketika damai sejahtera kita didasarkan semata pada situasi kita. Tetapi ketika kita terhenyak dengan fakta-fakta kehidupan, kedamaian batin merupakan hal yang tidak mungkin kecuali diterima dari Yesus. Ketika Tuhan kita berbicara damai sejatera, Dia mengerjakan damai sejahtera, karena perkataan yang disampaikan-Nya selalu “roh dan hidup” (John 6:63).

Adakah saya telah menerima apa yang Yesus katakan? “Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu.” – yaitu damai sejahtera yang datang dari memandang wajah-Nya dan memahami dan menerima kedamaian-Nya yang teduh.

Apakah Anda sangat merasa galau saat ini? Apakah Anda takut dan bimbang oleh gelombang dan gejolak yang oleh kedaulatan Allah mengizinkannya masuk dalam kehidupan Anda? Adakah batu-batu keyakinan Anda yang tertinggal yang belum dibalik, namun  masih belum menemukan sumur damai, sukacita atau penghiburan? Apakah hidup Anda tampaknya semua terasa gersang? Lalu pandanglah dan terimalah kedamaian Tuhan Yesus yang penuh.

Memancarkan damai-Nya merupakan bukti bahwa Anda benar dengan Allah sebab Anda menunjukkan kebebasan untuk mengarahkan pikiran Anda kepada-Nya. Jika Anda tidak benar dengan Allah, Anda tidak dapat mengalihkan pikiran Anda kemanapun selain pada diri Anda sendiri. Mengizinkan apa pun menyembunyikan wajah Yesus Kristus dari Anda, akan menyebabkan Anda akan merasakan ada yang tidak beres, atau Anda memiliki rasa aman yang palsu.

Dengan masalah yang menekan Anda sekarang ini, adakah Anda “memandang kepada Yesus” (Ibrani 12:2) dan menerima damai dari pada-Nya? Jika demikian, Dia akan menjadi berkat kedamaian yang menyejukkan yang dinyatakan dalam diri Anda dan melalui Anda. Akan tetapi bila Anda mencoba dengan upaya/cara sendiri untuk keluar dari masalah tersebut, Anda menghancurkan kuasa karya-Nya dalam diri Anda dan Anda pantas mendapatkan apapun yang Anda dapatkan. Kita menjadi galau dan kacau karena kita tidak melibatkan-Nya.

Ketika seseorang datang kepada Yesus Kristus maka kebimbangan akan berhenti, karena tidak ada kebimbangan di dalam Dia.

Letakkanlah semua dihadapan-Nya, dan apabila Anda menghadapi kesulitan, kemalangan dan duka, dengarlah Dia berkata, “Janganlah gelisah dan gentar hatimu”. (Joh 14:27)

 

Alkitab setahun: Mazmur 119:89-176; 1 Korintus 8

mu160926

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s