Perintah Ilahi Mengenai Kehidupan

mu_160920_sifatilahi

 

Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” – Mateus 5:48

TUNTUTAN Tuhan dalam Matius 5:38-48 ini ialah agar kita bersikap murah hati dalam perilaku kita terhadap semua orang. Waspadalah agar tidak hidup menurut afeksi lahiriah dalam kehidupan rohani Anda. Setiap orang mempunyai afeksi lahiriah – ada orang kita sukai dan ada yang kita tidak sukai. Namun kita tidak boleh membiarkan rasa suka atau tidak suka itu memerintah kehidupan Kristen kita. “Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain,  ..” (1 Yohanes 1:7), bahkan dengan orang-orang yang tidak kita sukai.

Teladan yang diberikan Tuhan kepada kita bukanlah teladan dari seorang pribadi yang baik, atau seorang Kristen yang baik, melainkan Allah sendiri. “Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.” Dengan kata lain, tunjukkanlah kepada orang lain hal yang telah ditujukkan Allah kepada Anda. Dan Allah akan memberi kepada Anda banyak peluang kehidupan nyata untuk membuktikan apakah Anda “sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna.

Menjadi seorang murid berarti bahwa kita dengan sengaja menyatukan diri dengan perhatian Allah terhadap orang lain. Yesus berkata, “Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu, bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi.”

Ekpresi sejati dari karakter Kristen bukanlah dalam perbuatan baik, melainkan dalam keserupaan dengan Allah – God-likeness. Jika Roh Allah telah mengubah Anda dari dalam, Anda akan memancarkan sifat atau karakter ilahi dalam hidup Anda, bukan hanya sifat manusiawi yang baik. Kehidupan Allah didalam kita mengekpresikan diri sebagai kehidupan Allah, bukan sebagai hidup manusiawi yang berusaha menjadi ilahi.

Rahasia hidup seorang Kristen ialah bahwa yang adikodrati menjadi kodrati atau natural dalam dirinya oleh anugerah Allah, dan pengalaman tersebut menjadi nyata dalam kehidupan praktis sehari-hari, bukan pada saat-saat persekutuan yang akrab dengan Allah. Dan ketika kita bersentuhan dengan kemelut yang membingungkan, kita akan menemukan diri kita tetap tenteram teduh secara heran bahkan dipusat kemelut tersebut.

 

Alkitab dalam setahun: Penghotbah 4-6; 2 Korintus 12

mu160920

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s