Pendakian Tertinggi: Tujuan Allah dan Tujuan Kita Menjadi Satu – November 11

mu141111_pendakian tertinggi

 

“Firman-Nya, ambillah anakmu…” (Kejadian 22:2).

PERINTAH Allah (kepada Abraham) adalah, “Ambillah sekarang” (KJV), bukan nanti.

Sulit dipercaya cara kita berdalih! Kita mengetahui yang benar, tetapi kita coba untuk mencari alasan agar tidak perlu melakukannya dengan segera. Bila kita harus mendaki ke tempat tinggi yang Allah nyatakan, jangan pernah melakukannya nanti — hal ini harus dilakukan sekarang juga. Dan pengorbanan harus bekerja melalui kehendak kita sebelum kita benar-benar melaksanakannya.

Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, . . .dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya” (Kejadian 22:3). Betapa sangat mengagumlah kesederhanaan Abraham! Ketika Allah berbicara, Abraham “tidak minta pertimbangan kepada manusia” (Galatia 1:16).

Hati-hati bila Anda ingin meminta pertimbangan kepada manusia atau bahkan hati-hatilah dengan pikiran, pandangan, atau pengertian Anda sendiri – hati-hatilah segala sesuatu yang tidak berdasarkan hubungan pribadi Anda dengan Allah. Semua hal ini dapat menggeser dan menghalangi ketaatan kepada Allah.

Abraham tidak memilih korban yang akan dipersembahkannya. Berhati-hatilah selalu terhadap pelayanan pilihan sendiri bagi Allah. Pengorbanan diri sendiri (self-sacrifice) dapat menjadi suatu penyakit yang merusak pelayanan Anda.

Bila Allah membuat cawan minuman Anda manis, minumlah dengan rasa syukur; atau bila Ia membuatnya pahit, minumlah dalam persekutuan dengan Dia. Jika kehendak Allah sang Pemelihara itu memberikan suatu masa yang berat dan sulit bagi Anda, jalani saja. Akan tetapi, jangan pernah menetapkan tempat kesyahidan Anda sendiri, sepertinya mengatakan, “Aku hanya akan pergi ke sana, dan tidak lebih jauh lagi.”

Allah memilih ujian bagi Abraham, dan Abraham tidak menunda maupun memprotes, melainkan tetap mematuhinya. Jika Anda tidak hidup dekat dengan Allah, sangat mudah untuk menyalahkan Dia atau membuat penilaian atas Dia.

Anda harus melewati pencobaan sebelum Anda memiliki hak untuk menyatakan suatu penilaian, karena melalui pencobaan Anda belajar mengenal Allah lebih baik lagi. Allah bekerja di dalam kita untuk mencapai tujuan-Nya yang tertinggi sampai tujuan-Nya dan tujuan kita menjadi satu.

 

Alkitab setahun: Jeremia 50-51; Ibrani 8

mu161111

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s