Ketaatan atau Kebebasan – November 2

“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti perintah-perintah-Ku” (Yohanes 14:15).

TUHAN tidak pernah memaksa kita untuk taat. Dia menyatakan/menekankan dengan jelas apa yang harus kita lakukan, namun Dia tidak pernah memaksa kita melakukannya.

Kita harus mentaati-Nya dari kesatuan Roh dengan-Nya. Oleh karenanya, dimana saja Tuhan kita berbicara tentang pemuridan, Dia mengawalinya dengan kata, “Jika,” yang berarti, “Kamu tidak perlu melakukan ini kecuali jika kamu kamu mau melakukannya. Kata-Nya kepada mereka semua: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya ….” (Lukas 9:23). Dengan kata lain, “Untuk menjadi murid-Ku, orang itu harus menyerahkan hak atas dirinya pada-Ku.”

Yesus tidak sedang berbicara tentang kedudukan kekal kita kelak di surga, tetapi tentang nilai keberadaan kita bagi-Nya dalam kehidupan di sini dan sekarang ini. Karena itulah Dia berbicara begitu keras (lih. Lukas 14:26). Jangan pernah mencoba memahami kata-kata ini dengan memisahkannya dari Dia yang bersabda.

Allah tidak memberi saya peraturan-peraturan, tetapi Dia menyatakan standar-Nya dengan sangat jelas. Jika hubungan saya dengan-Nya berlandaskan kasih, saya akan melakukan apa yang diperintahkan-Nya tanpa enggan atau ragu. Bila ada keraguan, itu berarti saya mengasihi seseorang yang lain yang saya tempatkan lebih utama dengan Dia, yakni diri saya sendiri.

Yesus Kristus tidak akan memaksa saya untuk mentaati-Nya, tetapi saya harus taat. Dan begitu saya menaati-Nya, saya menggenapi tujuan rohani saya. Kehidupan pribadi saya mungkin saja akan penuh dengan hal-hal kecil yang tidak berarti dan biasa-biasa saja. Namun, bila saya menaati Yesus Kristus dalam situasi hidup yang kelihatannya rutin, semua peristiwa yang tampak remeh menjadi celah yang melaluinya saya memandang wajah Tuhan. Dan kemudian ketika saya berhadapan muka dengan muka dengan Allah, saya akan menemukan bahwa melalui ketaatan saya, ribuan orang diberkati.

Ketika penebusan Tuhan membawa jiwa seseorang pada titik ketaatan, itu selalu menghasilkan buah. Dalam mentaati Yesus Kristus, penebusan Tuhan akan mengalir melalui saya pada hidup orang lain, karena di balik perbuatan ketaatan ada realitas Allah Yang Mahakuasa.

Alkitab setahun: Jeremia 27-28; Titus 3

mu16102

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s