“.. Karena Anugerah Allah Aku Adalah Sebagaimana Aku Ada”

mu_160930_hubungandgtuhan

 

Tetapi karena anugerah Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan anugerah yang diberikan-Nya kepadaku tidak sia-sia...” (1 Korintus 15:10).

JIKA kita terus membicarakan ketidakmampuan (inabilities) kita sendiri, maka hal itu adalah penghinaan terhadap Pencipta kita. Jika kita mengeluhkan ketidakcakapan  kita, itu berarti bahwa kita menuduh Allah tidak memperhatikan kita.

Biasakanlah diri Anda untuk menguji dari perspektif/sudut pandang Allah hal-hal yang kelihatannya sangat rendah menurut manusia. Anda akan merasa heran betapa hal-hal itu tidak pantas dan tidak hormat kepada Allah. Kita mengatakan hal-hal seperti, “Oh, aku seharusnya tidak menyatakan bahwa aku telah dikuduskan; toh aku bukan orang yang kudus.”

Namun mengatakan hal itu di hadapan Allah berarti, “Tidak, Tuhan, sungguh mustahil bagi-Mu untuk menyelamatkan dan menyucikan aku; aku tidak memiliki banyak kesempatan untuk itu dan pikiran serta tubuhku penuh dengan ketidak-sempurnaan; tidak Tuhan, itu mustahil.” Hal itu mungkin kedengaran rendah hati bagi orang lain, namun di hadapan Allah ini adalah sikap ketidaktaatan.

Sebaliknya, hal-hal yang kedengarannya rendah hati dihadapan Allah mungkin kedengaran aneh atau kesombongan bagi orang lain. Jika kita mengatakan, “Terima kasih, Tuhan, aku tahu bahwa aku telah diselamatkan dan dikuduskan,” itu bagi Allah merupakan ekspresi paling murni dari kerendahan hati. Hal itu berarti bahwa Anda telah sepenuhnya menyerahkan diri kepada Allah sehingga Anda tahu bahwa Ia benar. Janganlah khawatir apakah yang Anda katakan itu terdengar rendah hati atau tidak bagi orang lain. Namun Anda harus senantiasa rendah hati di hadapan Allah, dan membiarkan Dia menjadi segalanya bagi Anda.

Hanya ada satu hubungan yang benar-benar penting, dan itu adalah hubungan pribadi Anda dengan Penebus dan Tuhan Anda. Jika Anda memelihara hubungan itu dengan cara apa pun, dengan tidak mempedulikan hal-hal lain, maka Allah akan menjalankan rencana-Nya dalam hidup Anda.

Satu individu tidak ternilai harganya bagi rencana Allah, dan individu itu mungkin adalah Anda.

 

Alkitab setahun: Jehezkiel 37-39; 2 Petrus 2

mu160930/161130

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s