Kunci Pengabdian Pekabar Injil

mu151018_pekerja_pi

“Sebab karena nama-Nya mereka telah berangkat ….” (3 Johanes 7)

TUHAN kita Yesus telah memberitahukan bagaimana cara menyatakan kasih kita kepada-Nya ketika Dia bertanya, “…apakah engkau mengasihi Aku?” Dan kemudian Dia berkata, “Peliharalah domba-domba-Ku“. Apa yang sebenarnya Dia katakan, “satukan dirimu dengan perhatian-Ku kepada orang lain”, bukan, “satukan diri-Ku dengan perhatianmu kepada orang lain”

Dalam 1 Korintus 13:4-8 ditunjukkan kepada kita karakter kasih ini, yaitu ekpresi dari kasih Allah sendiri. Ujian bagi kasih saya kepada Yesus haruslah terlihat dalam praktek, dan jika tidak demikian, itu berarti “kasih saya” hanya berupa kata-kata atau ucapan yang sentimental.

Kesetiaan kepada Yesus Kristus adalah karya adikodrati Penebusan yang telah dikerjakan oleh Roh Kudus didalam diri saya, “karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus” (Roma 5:5). Dan kasih di dalam diri saya itulah yang bekerja dengan ektif melalui saya dan menyentuh semua orang yang saya jumpai. Saya tetap setia kepada-Nya, walaupun menurut akal-sehat saya mungkin menyangkalnya, dan mungkin menyatakan bahwa kuasa-Nya tidak lebih dari “kabut pagi hari” yang ada kemudian hilang.

Kunci pengabdian pemberita Injil ialah bahwa dia tidak terikat pada sesuatupun atau seseorang kecuali kepada Tuhan sendiri. Itu tidak berarti sekedar terlepas dari hal-hal lahiriah disekitar kita. Tuhan kita secara mengherankan berada ditengah-tengah kehidupan sehari-hari, tetapi Dia tidak terikat secara batin kecuali terhadap Allah. Pengasingan diri secara lahiriah sering merupakan indikasi nyata dari keterikatan secara batiniah yang berkembang dan tersembunyi terhadap hal-hal yang  kita jauhi secara lahiriah.

Kewajiban seorang pekabar Injil yang setia ialah berkonsentrasi memelihara jiwanya untuk tetap terbuka sepenuhnya bagi sifat Yesus Kristus. Orang-orang yang diutus Tuhan untuk pekerjaan-Nya adalah orang-orang biasa, tetapi orang-orang yang dipenuhi dan dikuasai oleh pengabdian kepada-Nya, pengabdian yang ditempa oleh Roh Kudus.

 

Alkitab satu tahun: Jesaya 52-53; 2 Tesalonika 1

mu161018

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s