Ketika Allah Diam – Sepertinya Tidak Mendengarkan Anda

mu151011_godssilence

 

Namun setelah didengar-Nya, bahwa Lazarus sakit, Ia sengaja tinggal dua hari lagi di tempat, di mana Ia berada;” (Johanes 11:26)

SUDAHKAH Allah mempercayai Anda dengan diamnya Allah – suatu keadaan yang mempunyai makna besar? Keheningan Allah, God’s silence, adalah jawaban-Nya.

Pikirkanlah hari-hari keheningan yang dalam di rumah di Betania dalam nas diatas! Apakah ada sesuatu yang analog dengan hari-hari dalam hidup Anda? Dapatkah Allah mempercayakan Anda keadaan seperti itu, atau apakah Anda masih meminta jawaban yang dapat dilihat?

Allah dapat saja memberi Anda berkat-berkat yang Anda minta, tetapi diamnya Allah, adalah tanda bahwa Dia akan membawa Anda ke dalam pemahaman yang mengagumkan tentang diri-Nya.

Apakah Anda gundah di hadapan Allah karena Anda belum mendapatkan respon yang dapat terdengar? Ketika Anda tidak dapat mendengar Allah, Anda akan menemukan bahwa Dia telah mempercayakan kepada Anda dengan cara yang paling akrab, dengan keheningan yang dalam, bukan keheningan yang menekan, tetapi keheningan yang memberikan kepuasan, karena Allah melihat Anda dapat kuat dan tahan menerima suatu penyingkapan yang lebih besar.

Jika Allah telah memberikan kepada Anda keheningan-Nya, pujilah Dia, Dia membawa Anda ke dalam tujuan-Nya yang besar. Manifestasi dari jawaban (Allah) pada waktunya adalah semata-mata kedaulatan Allah. Waktu tidak ada artinya bagi Allah. Untuk sementara mungkin Anda berkata, “Aku meminta kepada Allah untuk memberiku roti, tetapi Dia memberiku batu” (lih. Matius 7:9). Sesungguhnya Dia tidak memberi Anda batu, dan hari ini Anda menemukan Dia memberi Anda “roti kehidupan” (Johanes 6:35).

Suatu hal yang ajaib tentang diamnya Allah adalah bahwa keteduhan-Nya yang besar dan dapat dirasakan orang lain, masuk kedalam diri Anda dan Anda menjadi penuh keyakinan mengatakan, “Aku tahu Allah telah mendengar saya.”

Keheningan Allah sungguh bukti bahwa Dia mempunyai jawaban untuk Anda. Selama Anda memiliki pandangan bahwa Allah akan memberkati Anda dalam jawaban doa, Dia akan melakukannya, tapi Dia tidak akan pernah memberi Anda karunia keheningan-Nya. Jika Yesus Kristus hendak membawa Anda ke dalam pengertian bahwa doa adalah untuk memuliakan Bapa-Nya, maka Dia akan memberikan tanda pertama dari keakraban-Nya, yaitu keheningan-Nya.

 

Alkitab dalam setahun: Jesaya 37-38; Kolose 3

mu161011

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s