Keputusan Yang Sungguh-Sungguh Tentang Dosa

 

mu160410_dosaharusmati.jpg

 

 

“ … manusia lama kita telah turut disalibkan, supaya tubuh dosa kita hilang kuasanya, agar jangan kita menghambakan diri lagi kepada dosa.” (Roma 6:6).

Disalibkan dengan Kristus. Sudahkah Anda mengambil keputusan bahwa dosa harus sepenuhnya dimatikan dalam diri Anda? Dibutuhkan waktu untuk mengambil keputusan yang sungguh-sungguh dan efektif tentang dosa.

Meskipun demikian, adalah merupakan saat terbesar dalam hidup Anda ketika Anda memutuskan bahwa dosa harus mati dalam diri Anda — bukan sekadar dikekang, ditekan atau dilawan, melainkan disalibkan — seperti halnya Yesus Kristus mati bagi dosa dunia.

Tidak seorang pun dapat mengantar orang lain untuk mengambil keputusan ini. Kita mungkin dapat diyakinkan secara mental dan rohani, tetapi yang perlu kita lakukan adalah benar-benar mengambil keputusan yang ditekankan Paulus kepada kita dalam nas ini.

Berhentilah sejenak, luangkan waktu untuk menyendiri dengan Allah, dan ambillah keputusan penting ini, seraya berkata, “Tuhan, persatukan aku dengan kematian-Mu sampai aku tahu bahwa dosa itu telah mati dalam diriku”. Ambillah keputusan moral bahwa dosa dalam diri Anda harus dimatikan.

Bagi Paulus, hal ini bukanlah semacam harapan masa depan ilahi atau rohani, tetapi sebuah pengalaman yang sangat radikal dan pasti dalam hidupnya.

Siapkah Anda untuk mengizinkan Roh Allah menyelidiki Anda sampai Anda tahu seberapa tingkat dan sifat/keberadaan dari dosa yang ada dalam hidup Anda — untuk melihat hal-hal yang sungguh bertentangan dengan Roh Allah dalam diri Anda?

Jika demikian, maukah Anda sepakat dengan putusan Allah mengenai sifat dosa — bahwa itu harus dipersatukan dengan kematian Yesus? Anda tidak dapat “memandangnya bahwa kamu telah mati terhadap dosa” (Roma 6: 1) kecuali Anda telah secara radikal menyelesaikan masalah kehendak Anda di hadapan Allah

Sudahkah Anda masuk kedalam hak istimewa yang adiluhung disalibkan dengan Kristus, sampai yang tersisa dalam daging dan darah Anda hanyalah kehidupan-Nya? “Aku telah disalibkan dengan Kristus; namun aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku… ” (Galatia 2:19-20)

 

Alkitab setahun: 1 Samuel 15-16; Lukas 10:25-42

mu160410

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s