Kegundahan Rohani

mu160207_kegundahanrohani

 

 

“Padahal kami dahulu mengharapkan, bahwa Dialah yang akan membebaskan bangsa Israel. Sementara itu telah lewat tiga hari, sejak semuanya itu terjadi.” (Lukas 24:21)

SETIAP fakta yang dinyatakan para murid itu benar, tetapi kesimpulan yang mereka tarik dari fakta-fakta itu keliru. Segala sesuatu yang bernada kegundahan (dejection) secara rohani selalu keliru. Jika saya merasa tertekan atau berbeban, sayalah yang patut disalahkan, bukan Allah atau siapa pun yang lain.

Kegundahan timbul dari dua sumber:.., yaitu saya telah memuaskan sesuatu nafsu (lust) atau saya belum dipuaskan oleh nafsu/hasrat itu. Kedua hal itu mengakibatkan kegundahan. Nafsu – keinginan yang kuat – berarti “Aku harus mendapatkannya segera”. Nafsu spiritual atau rohani menyebabkan saya menuntut jawaban dari Allah, bukannya mencari Allah sendiri yang akan memberikan jawaban.

Apakah yang saya harapkan atau percayakan yang akan dilakukan Allah? Apakah hari ini “telah lewat tiga hari” dan Dia masih belum melakukan seperti yang telah saya harapkan? Lalu apakah dengan demikian saya dibenarkan untuk merasa sedih, kecewa dan menyalahkan Allah?

Apabila kita mengatakan bahwa Allah harus memberikan kepada kita jawaban atas doa, maka kita telah keluar jalur. Maksud tujuan doa adalah agar kita mendekat kepada Allah, bukan mendapatkan jawaban doa.

Seseorang tidaklah mungkin sehat jasmani tapi memendam kegundahan, karena kegundahan adalah tanda dari penyakit. Hal ini juga berlaku secara rohani. Kegundahaan rohani itu cela, dan kitalah yang harus dipersalahkan untuk itu.

Ketika kita mencari penglihatan (visi) dari surga dan pengalaman/kejadian yang mengguncang-bumi untuk melihat kuasa Allah, merupakan bukti bahwa kita sedang gundah. Kita tidak pernah menyadari bahwa sepanjang waktu Allah bekerja dalam peristiwa sehari-hari yang menyangkut diri kita dan orang di sekeliling kita.

Kalau saja kita mau taat, dan melakukan tugas yang telah ditempatkan Allah dekat disekitar kita, maka kita akan melihat Dia. Dan salah satu penyataan Allah yang paling ajaib yang mendatangi kita adalah ketika kita tahu dan menyadari keindahan keilahian Yesus Kristus dalam kehidupan sehari-hari kita.

 

Alkitab setahun: Imamat 1-3; Mateus 24:1-28

*) Kata gundah dalam teks asli dari kata dejection: berarti perasaan gundah, frustasi atau tidak bersemangat dalam waktu pendek. Berbeda dengan depres yang bersifat lebih tetap dan besumber eksternal (The New American Dictionary of Confusing Words, p.90). Sedangkan menurut KBBI, gundah = sedih; bimbang; gelisah.

mu160207

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s