Sediakah Anda “Berangkat” Tanpa Mengetahui Kemana? – Januari 2

mu150102_allah menyatakan diri

 

 

Ia (Abram) berangkat tanpa mengetahui tempat yang ditujunya” (Ibrani 11:8).

PERNAHKAH Anda “berangkat keluar”, dengan cara seperti disebutkan dalam ayat diatas? Jika pernah, maka tidak ada jawaban masuk akal yang dapat diberikan bila seseorang menanyai Anda tentang hal yang sedang Anda lakukan.

Salah satu pertanyaan tersulit untuk dijawab dalam pekerjaan kekristenan adalah, “Apakah yang Anda harapkan untuk dilakukan?” What do you expect to do?

Anda memang tidak tahu apa yang hendak Anda lakukan. Yang Anda ketahui hanyalah bahwa Allah mengetahui tindakan yang dilakukan-Nya.

Yang penting Anda terus memeriksa sikap Anda terhadap Allah untuk melihat apakah Anda bersedia “berangkat”, dalam setiap segi kehidupan Anda sambil mempercayakan diri kepada Allah sepenuhnya.

Sikap inilah yang akan tetap membuat Anda terus pasti akan Allah, walau Anda tidak mengetahui tindakan yang akan dilakukan Allah selanjutnya.

Setiap Anda bangun pagi, ada kesempatan baru untuk “berangkat” sambil membangun keyakinan Anda kepada Allah. Firman Tuhan “Janganlah khawatir tentang hidupmu… dan janganlah khawatir pula tentang tubuhmu” (Lukas 12:22). Dengan kata lain, janganlah khawatir mengenai hal-hal yang Anda risaukan sebelum Anda “berangkat”.

Sudahkah pernah Anda bertanya kepada Allah tentang tindakan yang akan dilakukan-Nya?

Dia tidak akan pernah memberitahukannya kepada Anda. Allah tidak memberi tahu Anda tentang hal yang akan dilakukan-Nya – yang dilakukan-Nya, Dia menyatakan diri-Nya kepada Anda.

Apakah Anda mempercayai Allah yang mengerjakan mukjizat, dan maukah Anda “berangkat” dalam penyerahan total kepada-Nya sampai Anda sama sekali tidak merasa surprise akan apa pun yang dilakukan-Nya?

Dalam mempercayai Allah, Allah akan menjadi seperti yang Anda ketahui dan percayai, apabila Anda paling dekat dengan Dia. Maka kemudian Anda akan melihat betapa tidak perlu dan tidak sepatutnya sikap khawatir itu.

Biarlah sikap hidup Anda menjadi kerelaaan untuk ”berangkat” yang terus-menerus dan dalam ketergantungan kepada Allah, maka hidup Anda akan memiliki suatu pesona yang kudus dan tidak terungkapkan, yang sangat memuaskan Yesus.

Anda harus belajar “berangkat” melalui keyakinan, ikrar iman, atau melalui pengalaman Anda sampai Anda mencapai tingkat iman dimana tidak ada sesuatu rintangan dalam hubungan Anda dan Allah.

 

Alkitab setahun:  Keluaran 4–6; Matius 2

mu160102

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s