“Apakah Aku Penjaga Adikku?” – Februari 15

mu150215_alasan pelayanan

“Sebab tidak ada seorang pun di antara kita yang hidup untuk dirinya sendiri…” (Roma 14:7).

PERNAHKAH terlintas dalam diri Anda bahwa Anda bertanggung jawab secara rohani terhadap Allah bagi orang lain? Misalnya, jika saya membiarkan setiap penolakan terhadap Allah masuk dalam hidup saya pribadi, maka orang-orang di sekitar saya turut menderita. Karena seperti kata Firman Tuhan, ”di dalam Kristus Yesus Ia telah membangkitkan kita juga dan memberikan tempat bersama-sama dengan Dia di sorga” (Efesus 2:6), dan “Jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita…” (1 Korintus 12:26).

Jika Anda membiarkan keakuan atau egoisme, kesembronoan dan kecerobohan mental, ketidak-pekaan moral, atau kelemahan rohani terjadi dalam hidup Anda, maka setiap orang yang berhubungan dengan Anda akan menderita.

Akan tetapi, Anda bertanya, “Siapakah yang sanggup untuk hidup memenuhi tolok ukur yang sebegitu tinggi?”. Kesaksian Paulus: “Dengan diri kami sendiri kami tidak sanggup ……, kesanggupan kami adalah pekerjaan Allah (2 Korintus 3:5).

Kamu akan menjadi saksi-Ku…” (Kisah ParaRasul 1:8). Berapa banyakkah di antara kita yang bersedia memberikan setiap kekuatan mental, moral dan rohani kita untuk Yesus Kristus? Itulah yang dimaksud Allah ketika Dia menggunakan kata ”bersaksi”.

Akan tetapi, hal itu membutuhkan waktu. Jadi bersabarlah dengan diri Anda. Mengapa Allah telah menempatkan kita di bumi ini? Apakah semata-mata untuk diselamatkan dan dikuduskan? Tidak, namun untuk berkarya dalam pelayanan bagi-Nya.

Bersediakah saya ”menjadi roti yang dipecahkan dan anggur yang dicurahkan” bagi-Nya? Bersediakah saya menjadi tidak berharga bagi zaman atau bagi kehidupan ini, kecuali untuk satu maksud saja — dipakai untuk menyiapkan orang-orang, pria dan wanita, menjadi murid Tuhan Yesus Kristus?

Hidup pelayanan saya bagi Allah adalah cara saya mengucapkan terima kasih kepada-Nya atas keselamatan yang ajaib dan tak terungkapkan dengan kata-kata. Ingatlah, adalah sesuatu yang mungkin bagi Allah menyisihkan kita jika kita menolak melayani Dia. “… supaya sesudah memberitakan Injil kepada orang lain, jangan aku sendiri ditolak” (1 Korintus 9:27).

 

Alkitab setahun: Imamat 17-18; Mateus 27:27-50

mu160215

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s