Doa Syafaat

mu121019

“….. mereka harus selalu berdoa tanpa jemu-jemu” (Lukas 18:1)

ANDA tidak dapat menjadi pendoa syafaat jika Anda tidak mempercayai realitas penebusan. Sebaliknya, Anda malah akan membuat doa syafaat menjadi rasa simpati yang tidak ada gunanya bagi orang lain, yang hanya akan membuat mereka yang didoakan merasa senang sementara mereka tetap di luar jangkauan Allah.

Syafaat yang sesungguhnya meliputi membawa orang yang didoakan atau situasi tertentu, yang membebani Anda, dihadapan Allah, sampai Anda diubahkan oleh sikap-Nya terhadap orang atau situasi itu. Syafaat berarti “menggenapkan… apa yang kurang pada penderitaan Kristus” (Kolose 1: 24), dan inilah alasan mengapa pendoa syafaat itu hanya sedikit.

Orang-orang berpendapat, “Syafaat adalah menempatkan diri Anda di posisi orang lain.” Hal itu tidak benar! Syafaat adalah menempatkan diri Anda dalam posisi Allah; yakni memiliki pandangan dan pemikiran-Nya.

Sebagai seorang pendoa syafaat, berhati-hatilah agar Anda tidak mencari terlalu banyak informasi dari Allah mengenai suatu situasi yang Anda doakan, karena Anda mungkin menjadi kewalahan. Jika Anda mengetahui terlalu banyak, lebih dan yang diberikan Allah untuk Anda ketahui, Anda tidak dapat berdoa; keadaan dari  yang Anda doakan sedemikian menyergap Anda sehingga Anda tidak dapat lagi melihat kebenaran yang mendasarinya.

Tugas kita adalah sedemikian berhubungan dekat dengan Allah sehingga kita dapat memiliki pikiran-Nya mengenai segala hal, namun kita mengelak dari tanggung- jawab tersebut (karena merasa sulit)  dengan menggantikannya dengan bersyafaat ini. Padahal melakukan syafaat merupakan satu-satunya hal yang tidak mengecewakan, karena syafaat menjaga hubungan kita benar-benar terbuka dengan Allah.

Apa yang harus kita hindari dalam bersyafaat adalah berdoa bagi seseorang hanya agar masalah orang tersebut teratasi. Kita harus berdoa agar orang tersebut masuk dalam hubungan yang dekat dengan kehidupan Allah.

Pikirkanlah jumlah orang yang telah dikirim Allah sepanjang jalan kita, dan kita hanya mengesampingkannya begitu saja! Bila kita berdoa berdasarkan karya penebusan, Allah menciptakan sesuatu yang hanya dapat dilakukan melalui doa syafaat.

Alkitab setahun: Hosea 12 – 14; Wahyu 4

mu121113

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s