Berprakarsalah!

mu130310_stepping

 

menambahkan kepada imanmu kebajikan” (2 Petrus 1-5).

MENAMBAHKAN berarti kita harus melakukan sesuatu.

Kita ada dalam bahaya melupakan bahwa kita tidak dapat melakukan hal yang dilakukan Allah, dan Allah takkan melakukan hal yang dapat kita lakukan. Kita tidak dapat menyelamatkan atau menguduskan diri sendiri – Allah-lah yang melakukannya.

Tetapi Allah takkan memberi kebiasaan atau karakter yang baik, dan Dia takkan memaksa kita hidup benar di hadapan-Nya. Kitalah yang harus melakukan semua itu. Kita harus ”mengerjakan” ”keselamatan kita” yang telah dikerjakan Allah di dalam kita (Filipi 2:12).

Menambahkan berarti kita harus membiasakan diri untuk melakukan sesuatu, dan pada langkah awal hal itu memang sulit. Mengambil inisiatif atau prakarsa ialah membuat langkah awal — mengajar diri sendiri menurut jalan yang harus ditempuh.

Waspadalah terhadap kecenderungan untuk menanyakan cara bila Anda sudah mengetahuinya dengan sempuma. Berprakarsalah — jangan ragu atau enggan — ayunkanlah langkah pertama.

Putuskanlah untuk segera bertindak dalam iman berdasarkan apa yang dikatakan oleh Allah kepada Anda ketika Dia berbicara, dan jangan sekali-kali mempertimbangkannya lagi atau mengubah keputusan Anda. Jika Anda ragu-ragu pada saat Allah menyuruh Anda melakukan sesuatu, Anda menunjukkan keteledoran, dengan angkuh menolak anugerah tempat Anda berpijak.

Ambillah prakarsa, buatlah keputusan langsung, buatlah agar tidak ada kemungkinan untuk  mundur. Hapuskanlah niat untuk mundur sambil berkata, misalnya, ”Aku harus dan tidak mau menunda menulis surat itu”, atau ”Aku harus melunasi utang itu”. Dan kemudian lakukanlah! Jangan tarik kembali kembali keputusan itu.

Kita harus membiasakan diri mendengarkan Allah dengan cermat tentang semua hal, membentuk kebiasaan menemukan atau mengetahui apa yang diilhamkan-Nya dan lalu mengindahkannya. Jika saat krisis datang, kita secara naluri akan berpaling kepada Allah, maka kita akan tahu bahwa kebiasaan itu telah terbentuk dalam diri kita.

Kita harus berprakarsa untuk hal-hal yang kita hadapi sekarang, bukan untuk hal-hal yang belum kita hadapi.

 

Alkitab setahun: 2 Raja-raja 10-12; Yohanes 1:29-51

mu160510

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s