Adakah Saya Sungguh Berupaya Mencapai Tingkat Ini

 

mu160318_penyerahan sempurna.jpg

 

” …menyempurnakan kekudusan kita dalam takut akan Allah” (2 Korintus 7:1).

” ….karena kita sekarang memiliki janji-janji itu ….”. Saya mengklaim janji-janji Allah untuk hidup saya dan menantikan penggenapannya, tetapi itu hanya menunjukkan perspektif atau pandangan manusiawi atas hal-hal itu. Perspektif Allah adalah bahwa melalui janji-janji-Nya saya sampai pada pengenalan akan klaim/tuntutan kepemilikan-Nya atas diri saya.

Misalnya, sadarkah saya bahwa tubuh saya adalah bait Roh Kudus? (1 Korintus 6:19), atau adakah saya membiarkan beberapa kebiasaan dalam tubuh saya yang jelas bertentangan dengan terang Allah?

Allah menjadikan Kristus nyata dalam diri saya melalui pengudusan, memisahkan saya dari dosa dan membuat saya suci dalam pandangan-Nya (lihat Galatia 4:19). Akan tetapi, saya harus mulai mentransformasi hidup lahiriah saya menjadi hidup rohani dengan mematuhi Dia.

Allah memberikan petunjuk-petunjuk-Nya bahkan sampai pada rincian terkecil dari kehidupan kita. Dan apabila Dia membawa Anda pada keyakinan akan dosa Anda, maka janganlah minta pertimbangan kepada orang-orang dekat Anda melainkan sucikanlah diri Anda dari dosa tersebut dengan segera (Galatia 1:16). Peliharalah diri Anda tetap suci dalam perilaku Anda sehari-hari.

Saya harus menyucikan diri saya dari semua kecemaran tubuh dan roh saya sampai keduanya selaras dengan sifat Allah. Apakah pikiran dan roh saya sepenuhnya sesuai dengan kehidupan Anak Allah di dalam diri saya, ataukah secara mental saya memberontak dan menolak untuk taat? Apakah kita mengizinkan pikiran Kristus dibentuk dalam diri saya? (lihat Filipi 2:5).

Kristus tidak pernah berbicara tentang hak-Nya sendiri, tetapi selalu menjaga kewaspadaan batin untuk menaklukkan roh-Nya kepada Bapa-Nya. Saya juga bertanggung jawab untuk memelihara roh saya agar sesuai dengan Roh-Nya. Dan bila saya berbuat demikian, Yesus secara berangsur mengangkat saya ke tingkat di mana Dia berada — tingkat penyerahan sempurna kepada kehendak Bapa-Nya, dimana saya tidak memberikan perhatian pada apapun yang lain.

Apakah saya sedang menyempurnakan jenis kesucian seperti ini dalam takut akan Allah? Apakah Allah mendapatkan tempat bagi-Nya dalam diri saya seperti dikehendaki-Nya, dan apakah orang-orang mulai melihat Allah dalam hidup saya semakin lama semakin nyata?

Bersungguh-sungguhlah dalam komitmen Anda kepada Allah dan dengan senang hati meninggalkan segala sesuatu lainnya. Tempatkanlah Allah pada urutan pertama dalam hidup Anda.

 

Alkitab setahun: Ulangan 32-34; Markus 15:26-47

mu160318

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s