Adakah Kehendak Allah Kehendakku?

 

mu151020_pengudusan

Inilah kehendak Allah: Pengudusanmu...” (1 Tesalonika 4:3).

PENGUDUSAN (sanctification), seperti dikatakan dalam ayat diatas, bukan soal apakah Allah bersedia untuk menguduskan saya, akan tetapi apakah saya bersedia (dikuduskan)?

Apakah saya bersedia untuk membiarkan Allah melakukan di dalam diri saya semua yang telah dimungkinkan oleh Penebusan Salib Yesus?

Apakah saya bersedia membiarkan Yesus menguduskan saya, dan untuk membiarkan kehidupan Yesus menjadi nyata dalam tubuh saya yang fana? (lih. 1 Korintus 1:30).

Hati-hati mengatakan, “Oh, saya rindu untuk dikuduskan.” Tidak, bukan itu soalnya. Kenali dan akuilah kebutuhan Anda, berhentilah sekedar merindukan dan  ambillah tindakan. Terimalah Yesus Kristus menjadi pengudusan bagi Anda dengan iman yang penuh dan tidak bimbang, maka mujizat agung penebusan Yesus akan menjadi nyata di dalam Anda.

Semua yang telah dimungkinkan oleh Yesus menjadi milik saya melalui karunia Allah yang bebas dan penuh kasih, atas dasar pengorbanan Kristus di Kayu Salib.

Dan sikap saya sebagai jiwa yang diselamatkan dan disucikan ialah sikap kekudusan dengan kerendahan hati yang mendalam (tidak ada kekudusan yang memegahkan diri). Ini adalah kekudusan yang didasarkan pada pertobatan dengan rasa penyesalan yang dalam, dan rasa malu yang tak terungkapkan, dan juga berdasarkan pada kesadaran penuh takjub akan kasih Allah yang ditunjukkan kepada saya ketika saya tak menghiraukan Dia (lih. Roma 5:8).

Dia menyelesaikan segalanya untuk keselamatan dan pengudusan saya. Tidak heran Paulus mengatakan tidak ada apapun yang “akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang ada dalam Kristus Yesus, Tuhan kita.” (Roma 8:39).

Pengudusan membuat saya menyatu dengan Yesus Kristus, dan di dalam Dia menyatukan saya dengan Allah, dan hal itu terjadi hanya melalui Penebusan Kristus yang ajaib dan luar biasa.

Jangan sekalikali keliru antara akibat dan sebab. Akibatnya dalam diri saya adalah ketaatan, pelayanan dan doa, dan hal itu adalah hasil dari rasa syukur yang tidak terungkapkan dan pengaguman atas pengudusan ajaib yang telah diwujudkan didalam saya karena Penebusan melalui Salib Kristus.

Alkitab satu tahun: Jesaya 59-61; 2 Tesalonika 3

mu161020

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s